Jenis Kontrak Bangunan [Bagian-1]

Sebagaimana kita mengetahui dunia konstruksi pasti tidak terlepas dengan aspek kontrak yang berlaku.  Pada artikel ini kami akan mengulas jenis kontrak bangunan, bahan artikel ini kami ambil dari buku Pekerjaan Umum.

Jenis kontrak yang kami ulas disinis ada lebih dari 20 tipe dan kami bahas pengertian dan arti satu-persatu.

Untuk bagian-1 akan kami bahas hanya 10 jenis kontrak antara lain:

 

  1. EARLY SELECTION = PEMILIHAN SECARA DINI-TENDER DUA TAHAP

Tahap-I

Diundang sejumlah kontraktor untuk mengajukan penawaran atas pekerjaan-pekerjaan pokok dari suatu proyek.  Dalam hal ini disepakati dalam bentu Bill Of Quantity (BOQ) yang telah disederhanakan.

Tahap-II

Kontraktor yang menang akan diajak negoisasi untuk mencapai kesepakatan harga proyek berdasarakan penawaran pada tahap-I.

  1. DESIGN AND BUILD = MERENCANAKAN DAN MELAKSANAKAN

Pemilik menunjuk kontraktor untuk membuat perencanaan suatu proyek sekaligus melaksanakannya.  Dalam hal ini sering dijumpai seperti contoh kecil yaitu disaat pembangunan rumah tinggal pribadi, dimana pemilik rumah ingin membangun rumah tetapi menggunakan jasa kontraktor pelaksana meliputi desain dan sekaligus pembangunannya.

  1. PACKAGE DEAL = KONTRAK PAKET

Hampir sama dengan jenis Design and Build.  Perbedaan dalam hal ini yaitu pada kontrak paket dimana desain bangunan dipilih oleh pemilik dari buku atau bangunan-bangunan yang sudah ada.

  1. TURNKEY METHOD = CARA PUTAR KUNCI

Semua pekerjaan mulai dari membuat desain, melaksanakan pembangunan sampai dengan menyediakan perlengkapan ditangani oleh satu kontraktor.  Terkadang juga termasuk menyediakan tapak bangunan sehingga pemilik terima jadi dan siap untuk dipakai, untuk kontrak ini hampir sama dengan istilah ‘kontrak borong’.

  1. MANAGEMENT CONTRACT = KONTRAK PENGELOLAAN

Sistem ini lebih menekankan dalam hal mengatur kelompok pelaksana dan proses pelaksanaan pekerjaan dimana kontraktor utama menjual kecakapan menajemen proyek yang dibutuhkan dalam pelaksanaan suatu proyek dan kontraktor mendapat imbalan sebagai pengganti biaya-biaya overhead ditambah sejumlah keuntungan.

  1. CONSTRUCTION MENAGEMENT CONTRACTING = KONTRAK MANAJEMEN KONSTRUKSI

Merupakan suatu alternative bagi management contract. Pemilik memilih suatu kontraktor, yang selanjutnya bertanggung jawab untuk menunjuk kelompok perencana. Pemilik hanya berhubungan dengan kontraktor.  Dalam cara ini kontraktor mengendalikan tahap perencanaan maupun pelaksanaan.

  1. PROJECT MANAGEMENT = CARA PEMIMPIN PROYEK

Pemilik menunjuk  Project Manager yang selanjutnya bertanggung jawab menunjuk konsultan perencana dan memilih kontraktor untuk melaksanakan pekerjaan.

Fungsi Project Manager adalah mengatur dan mengkordinasikan jadwal kegiatan perencanaan maupun pelaksanaan.

  1. MANAGEMENT FEE CONTRACT = KONTRAK IMBAL KELOLA

Serupa dengan kontrak construction plus

Kontraktor sepakat untuk melaksanakan proyek sesuai biaya sebenarnya. Sebagai imbalannya, kontraktor memperoleh sejumlah balas jasa/bonus.

  1. FAST TRACKING = JALUR CEPAT

Dalam cara ini terjadi kegiatan tumpang tindih antara perencanaan dan pelaksanaan dalam suatu proyek. Perencanaan dan pelaksanaan berjalan bersamaan.  Oleh karena itu, ada kemungkinan terjadi banyak kontrak untuk suatu proyek, seperti kontrak untuk pekerjaan pondasi, kontrak untuk pekerjaan struktur bangunan atas dan lain-lain serta kontraktornya pun dapat berbeda-beda.

  1. MEASRUED TERM

Biasanya terdapat pada proyek-proyek pemeliharaan yang besar (maintenance work). Dalam hal inikontraktor diberikan pekerjaan pemeliharaan atas berbagai bagian bangunan.  Setelah selesai kontraktordibayar berdasarkan harga yang telah disetujui.

0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Apabila bermanfaat, bagikan artikel ini