Proses Produksi Pembuatan Spun Pile

Spun Pile merupakan tiang pancang berbentuk bulan dengan bagian tengah berongga. Ada berbagai macam jenis diameter spun pile, dari diameter 40 cm, 50 cm, 60 cm dan sampai 100 cm tergantung kebutuhan desain.

Metode pembuatan spun pile yaitu menggunakan metode yang memanfaatkan gaya sentrifugal untuk proses pemadatan beton. Adapun tahapan-tahapan produksi spun pile yaitu:

  1. Perakitan besi menggunakan alat khusus perakitan besi, dikarenakan besi yang dirakit dihasilkan rakitan yang spiral.
  2. Rangkaian besi yang telah dirangkai dimasukkan ke casing (cetakan) berbentuk silinder berbahan plat besi.
  3. Pengecoran spun pile sesuai dengan mutu beton yang disyaratkan.
  4. Saat pengecoran berlangsung maka dilakukan pemutaran atau yang disebut dengan spinning . Hal ini dimungkinkan akan menimbulkan kuat tekan yang tidak merata pada ketebalan tiang. Selain itu, pada permukaan bagian dalam lubang terdapat lapisan yang relatif lunak (slurry) . Terdapatnya lapisan slurry ini dimungkinkan akan mempengaruhi friksi dengan beton pengisi.
  5. Pelaksanaan tension rebarring atau penarikan tulangan besi menggunakan alat tension.
  6. Setelah dilakukan spinning dan tension maka tahap selanjutnya yaitu tahap pengeringan atau steam. Proses ini dilakukan selama lebih kurang 5 jam.

Dari beberapa tahap diatas maka beton yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik yaitu:

  1. Kualitas tinggi yang stabil
  2. Kepadatan beton yang tinggi sehingga beton memiliki ketahanan yang tinggi terhadap karat.
  3. Metode sistem sentrifugal berpengaruh pada kekuatan beton dan dapat dicapai kekuatan yang lebih besar.

Untuk lebih lengkapnya dapat ditonton video proses produksi spun pile saat kunjungan yang diundang oleh PT. Jaya Beton di Sidoarjo-Jawa Timur.

Proses Pembuatan Spun Pile – PT. Jaya Beton, Sidoarjo – Jawa Timur
(Manufacturing of Spun Pile at Sidoarjo-East Java)
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Apabila bermanfaat, bagikan artikel ini